Donghae and Kyuhyun Fight!?
Ia membangunkan Yesung, teman satu kamarnya. “Yesungie~ cepat bangun”, paksa Leeteuk sambil menggoyangkan tubuh Yesung. “Ah hyung~ sebentar lagi”, Yesung memelas dan menutup wajahnya dengan bantal. “Ayolah~ bantu aku bangunkan yang lainnya”, pinta Leeteuk sambil menarik baju Yesung. “Aish! N..ne, aku bangun!”, Yesung yang mengantuk terpaksa terbangun dan memakai kaos kakinya. “Gitu donk”, Leeteuk langsung menarik Yesung keluar dari kamarnya.
BRAK !!!
Tiba-tiba terdengar suara bantingan pintu yang keras dari kamar Donghae dan Kibum disertai Kyuhyun yang keluar dengan wajah yang masam dan kesal. “YA!! Kyuhyun~ah!”, Leeteuk yang kaget langsung masuk ke kamar Donghae. Sementara Yesung menyusul Kyuhyun yang keluar terburu-buru dari kamar Donghae.
Leeteuk terkaget melihat keadaan di kamar Donghae, seperti kapal pecah. “Donghae~ah! Ada apa?”, Leeteuk mendekati Donghae yang terduduk di kasur dengan wajah yang tampak menahan amarah dan tangan yang sedikit berdarah. “MAKNAE BRENGSEK!”, teriak Donghae sambil menendang bangku yang ada di sebelahnya. “A..aduduh”, Donghae tampak memegangi kakinya karena menendang bangku itu. (Iya, iyalah masa nendang bangku nggak pake sepatu!!<:P>).
“Babo ya”, sahut Leeteuk sambil melihat luka di tangan Donghae. “A..ah hyung~ itu sakit!”, Donghae meronta-ronta karena Leeteuk menekan luka di tangan Donghae cukup keras. “Mi..mian, ada apa denganmu dan Kyuhyun?”, tanya Leeteuk.
–
Yesung yang mengejar Kyuhyun berhasil mengejar Kyuhyun sampai di tangga dorm. “YA~ Hyunnie! Jjamkkanma!”, Yesung menarik tangan Kyuhyun dan menyuruhnya untuk duduk. “Tsk, Ada apa hyung?”, Kyuhyun terduduk di anak tangga sambil melipat tangannya. “Ada apa dengan kau dan Donghae?”, tanya Yesung.
–
Secara bersamaan mereka menceritakan permasalahan mereka. Donghae bercerita pada Leeteuk sementara Kyuhyun menceritakan kepada Yesung.
Ini flashback,
“YA!!”, Donghae meneriaki Kyuhyun karena ia memecahkan foto ayah Donghae yang meninggal tahun 2007 silam. “Mi..mianhae hyung!”, Kyuhyun merapikan bekas pecahan frame dan foto itu. “Aah”, Donghae membalikkan tubuhnya di kasur. “Hyung?”, Kyuhyun menoleh ke arah Donghae. “Nde?”, tanya Donghae agak sinis. “Kibum-hyung mana?”, tanya Kyuhyun. “Mana kutahu!!”, jawab Donghae kesal. “HYUNG! Jangan begitu! Aku kan sudah minta maaf!”, sahut Kyuhyun. “Emm”, jawab Donghae. “Hyung!! Dasar tak tahu diri”, kata Kyuhyun dan langsung melempar foto ayah Donghae.
“APA YANG KAU LAKUKAN?”, Donghae berteriak dan langsung mengambil foto ayahnya dan mengelapnya. “HEH!! ITU KAN HANYA FOTO!?”, teriak Kyuhyun. “APA KAU BILANG? DASAR PENYAKITAN!”, teriak Donghae dengan mata yang berkaca-kaca dan amarah yang meluap-luap.
“KAU TIDAK PANTAS MENJADI ANAK DARI ORANG SEPERTI AYAHMU! HYUNG!”, teriak Kyuhyun (Kyu kenapa kamu jahat sekali?(*o*)). “SSH!!”, Donghae yang kesal bahkan sangat kesal langsung melayangkan pukulannya.
BUGH!
Namun Donghae tidak memukul Kyuhyun, melainkan ia memukul tembok dimana tempat Kyuhyun berdiri. “Untung kau dongsaengku!!”, kata Donghae sebelum menarik kepalan tangannya dari tembok. “MWO?! PUKUL SAJA AKU HYUNG!”, teriak Kyuhyun yang masih agak shock karena pukulan Donghae. “KELUAR!!! KELUAR SEKARANG JUGA!!”, Donghae berteriak di hadapan Kyuhyun. “Baik, aku akan keluar”, Kyuhyun keluar dari kamar Donghae dan membanting pintunya.
–
“POKOKNYA AKU BENCI…”, “KYUHYUNNIE!!”. “DONGHAE-HYUNG!!”, teriak mereka bersamaan. “Haah, itu mah kalian yang salah”, kata Leeteuk sambil memukul kepala Donghae. “Pokoknya kalian sama-sama salah”, Yesung mengacak-acak rambut Kyuhyun. “Cepatlah berbaikan”, kata Leeteuk dan Yesung yang berada di tempat berbeda secara bersamaan. “Siapa yang sudi?”, sahut Donghae kepada Leeteuk. “Huh”, Kyuhyun hanya memalingkan wajahnya dari Yesung.
–
Leeteuk dan Yesung pun selesai membangunkan semua member SuJu. Hankyung yang sedang memasakkan Beijing fried rice terkaget mendengar kalau Donghae dan Kyuhyun bertengkar. “EEH?”, teriak Hankyung sambil membalikkan telur ceploknya. “Hah”, Heechul menghela nafasnya. “Pantas daritadi kulihat mereka hanya diem-dieman”, sahut Sungmin yang sedang menyiapkan minuman.
“Makanan siap!”, teriak Heechul dan Sungmin bersamaan. Semua member pun berlari ke ruang makan. Yang paling semangat adalah Shindong dan Kangin. Donghae hanya berjalan pelan di belakang. Kyuhyun sudah duduk di meja makan.
Mereka pun makan dengan tenang. Donghae dan Kyuhyun duduk berjauhan dan diem-dieman. “Ya! Donghae`ah”, Heechul merusak ketenangan itu. “Nde?”, tanya Donghae yang sedang membereskan piringnya. “Kibummie mana?”, tanya Heechul yang tak melihat keberadaan Kibum. “Syuting!”, sahut Donghae. Kyuhyun yang mendengar perkataan Donghae menjadi cemberut dan memandang sinis ke Donghae.
Cih,
Hyung macam apa kau?
Kenapa kalau aku yang bertanya,
Kamu nggak jawab
Hyung macam apa kau?
Kenapa kalau aku yang bertanya,
Kamu nggak jawab
PRAK!
Sehingga terdengar bunyi yang keras. Membuat si maknae semakin marah. Eunhyuk hanya menoleh kehadapan Shindong dan mereka pun langsung menggelengkan kepala secara bersamaan. “Hyung, apa yang terjadi antara Donghae-hyung dan Kyuhyun?”, tanya Ryeowook ke Yesung. “Fight!”, jawab Yesung singkat. “Bertengkar? Sampai pukul-pukulan?”, tanya Eunhyuk yang tak sengaja mendengar perkataan Yesung. Kyuhyun langsung beranjak pergi sementara Donghae masuk ke kamarnya.
“Teukie, Yesungie, mereka kenapa sih?”, tanya Heechul. “Hooh, aku juga tak mengerti, hyung”, sahut Yesung geleng-geleng. “Kalian semua kemari, akan kuceritakan”, sahut Leeteuk. Semua berkumpul di ruang teve. Leeteuk pun menceritakan apa yang terjadi antara Donghae dan Kyuhyun.
“Jadi begitu!?”, sahut Kangin. “Ne”, jawab Leeteuk agak lemas. “Intinya..”. “Mereka sama-sama salah!”, sahut Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Siwon dan Hankyung bersamaan. “Kurasa ada sesuatu pada Donghae”, sahut Kangin. “Sesuatu, bagaimana, hyung?”, tanya Shindong. “Karena Donghae tak mungkin seperti itu”, sambung Kangin. “Kyuhyun juga”, timpal Leeteuk.
“Sekarang tanggal berapa?”, tanya Eunhyuk melihat kesekelilingnya berharap melihat kalender. “Delapan”, sahut Ryeowook. “Bulan?”, tanya Eunhyuk lagi. “Kamu kenapa sih?”, tanya Leeteuk yang aneh melihat Eunhyuk yang terus menanyakan tanggal dan bulan. “Delapan juga”, sahut Ryeowook kembali. “AHA!!”, tiba-tiba Eunhyuk berteriak. “Ada apa?”, tanya Hankyung. “Hari ini genap 2 tahun meninggalnya ayah Donghae”, sahut Eunhyuk. “Aah, Kyuhyun Kyuhyun”, Sungmin hanya geleng-geleng kepala. “Hyung”, Siwon menimpali perkataan Sungmin. “Apa lagi?”, tanya Heechul. “Kyuhyun kemarin bilang padaku, keadaannya sedang tidak fit”, sambung Siwon. “Hooh, berarti mereka sama-sama dalam kondisi yang tidak fit dan dalam mood yang tidak bagus”, sahut Shindong.
“Bagaimana cara mendamaikannya?”, Leeteuk memegang kepalanya tampak pusing. “Bagaimana kalau kita bicarakan baik-baik?”, sahut Kangin member saran. “Baiklah, aku dan Leeteuk berbicara pada Donghae, kalian berdua(Kangin dan Shindong) bicaralah pada Kyuhyun”, perintah Heechul pada member lainnya. “Kami bagaimana?”, tanya Hankyung. “Tidur!!”, teriak Heechul. “BABO YA”, teriak Hankyung dan langsung berlari ke kamarnya. “DASAR BEDEBAH SIAL!”, teriak Heechul. Mereka pun langsung mencari Kyuhyun dan Donghae.
GREK.
Heechul membuka perlahan pintu kamar Donghae. Donghae tampak sedang mengusap air matanya. “Nde, Hyung?”, tanya Donghae berbalik sambil menaruh foto ayahnya. Leeteuk yang tak tega melihat kesedihan Donghae, hampir menitikkan air matanya. “Gwenchana?”, tanya Heechul mendekati Donghae. “N..ne”, sahut Donghae. “Donghae, apa kau tak bisa berbaikan dengan Kyuhyun?”, tanya Leeteuk perlahan. “Dengan Hyunnie?”, tanya Donghae balik. “Ne”, jawab Leeteuk dan Heechul secara bersamaan. “Kalau dia minta maaf, baru kumaafkan”, sahut Donghae. “Jinjja?”, Leeteuk tampak senang karena Donghae mau berdamai dengan Kyuhyun. “Ne”, angguk Donghae perlahan. “Baiklah kalau begitu”, Leeteuk dan Heechul pun pergi ke kamar Kyuhyun. Melihat perkembangan yang terjadi disana.
GREK.
Heechul membuka pintu kamar Kyuhyun dengan perlahan. Rupanya Kyuhyun lagi tiduran sambil main PSP. “Ada apa, hyung?”, tanya Kyuhyun menghentikan permainannya. “Lho, Kangin dan Shindong mana?”, tanya Leeteuk yang tak melihat keberadaan Kangin dan Shindong. “Kangin hyung? Shindong hyung? Tak ada kemari!”, jawab Kyuhyun. Heechul dan Leeteuk pun saling bertatap muka.
[Dua orang bodoh!!]
[Apa yang mereka lakukan?]
[Nanti kita beri dia!!]
[Apa yang mereka lakukan?]
[Nanti kita beri dia!!]
–
Rupanya Donghae berada di depan pintu kamar Kyuhyun, berharap agar mereka berbaikan dan Kyuhyun mau meminta maaf. Namun karena perkataan Kyuhyun, Donghae menjadi tambah marah dan meredam kemarahannya.
“YA! HYUNNIE! Ini kan salahmu! Kenapa tidak mau minta maaf?”, tanya Heechul sambil menunjuk Kyuhyun. “Salah Donghae~hyung! Bukan salahku!”, sahut Kyuhyun. “Kau…”, Heechul hampir memukul Kyuhyun karena kesal dengan sikap Kyuhyun. “Heechulie”, namun ditahan oleh Leeteuk. “POKOKNYA AKU NGGAK MAU! KAN ITU AYAHNYA! KENAPA AKU YANG REPOT?! ”, teriak Kyuhyun. Donghae yang sedari tadi berada di depan pintu langsung mendobraknya.
GEBRUAK!!
“YA!! MAKNAE BRENGSEK!”, teriak Donghae dengan mata yang berkaca-kaca dan wajah yang memerah karena terus memendam kemarahannya. “Donghae~ah?”, Leeteuk terkaget melihat Donghae. “MWO?”, (wuah) Kyuhyun juga tambah nyolot. Eunhyuk, Sungmin, Hankyung, Kibum(yang baru kembali dari syuting) yang mendengar gebrakan pintu langsung berlari ke kamar Donghae.
“AISH”, Donghae yang kali ini benar-benar akan memukul Kyuhyun di tahan oleh Kibum dan Eunhyuk. “YA! HYUNG!”, teriak Kibum sambil memegangi Donghae. “DONGHAE”, teriak Eunhyuk sambil memegang tangan Donghae. “DONGHAE~AH, KENAPA?!”, teriak Kyuhyun dengan informal. Heechul langsung menutup mulut Kyuhyun. “Hmmph”, Kyuhyun berusaha melepaskan tangan Heechul. “KIBUMIE, HYUKKIE!! Lepas”, teriak Donghae sambil meronta agar tubuhnya bisa lepas dari pegangan Kibum dan Eunhyuk.
“HYUNNIE! KAU TIDAK BOLEH BEGITU!”, Heechul yang kesal akhirnya meneriaki Kyuhyun. “Puwah”, Kyuhyun pun dapat melepas tangan Heechul dari mulutnya. Leeteuk yang panic langsung membantu Heechul menahan Kyuhyun. “HEI LEE DONGHAE!! JANGAN HARAP AKU AKAN MEMINTA MAAF PADAMU!”, bentak Kyuhyun. Donghae yang semakin kesal dan marah, akhirnya ia dapat melepaskan pertahanan dari Kibum dan Eunhyuk.
“HAAAH”, ia pun memukul wajah Kyuhyun dan membuat Kyuhyun jatuh tersungkur. “YA! KYUHYUNNIE~,”, Donghae menarik kerah baju Kyuhyun (bisa di khayalkan). Kyuhyun yang kesakitan hanya menatap Donghae dengan mata yang berkaca-kaca. Sementara Donghae, air matanya sudah mengalir dengan deras menutupi tatapan mata amarahnya itu.
“HENTIKAN! KUMOHON HENTIKAN!”, teriak Leeteuk sebagai leader. Sungmin dan Hankyung pun menarik Donghae. “Do..donghae~ah”, Sungmin menutup mata Donghae agar ia tidak terus menangis. Sementara Kibum dan Heechul memegang Kyuhyun yang masih terduduk di bawah dengan mulut yang berdarah. Eunhyuk membawa Leeteuk keluar karena ia rasa, Teukie akan pingsan dalam keadaan begini(=.=”).
“Hyung~ lepaskan aku”, sahut Donghae dengan suara yang terisak-isak. “Tidak mau! Nanti kamu marah-marah lagi”, sahut Sungmin yang tetap menutup mata Donghae dengan tangannya. “Ti…tidak akan”, sahut Donghae dan berusaha menghilangkan rasa marahnya. Kyuhyun memegangi pipinya dan ia tetap terduduk di bawah. “Hyunnie~ gwenchana?”, tanya Kibum. “Oo”, angguk Kyuhyun.
“Baiklah”, Sungmin pun melepas genggamannya. Donghae berjalan perlahan mendekati Kyuhyun. “Su..Sungminnie”, Hankyung terkaget melihat Sungmin yang melepas kan Donghae. “Tenang saja, hyung”, sahut Sungmin.
Donghae pun menarik tubuh Kyuhyun untuk berdiri. “H..hyung”, Kibum berusaha menahan Donghae. “Hyunnie, aku hanya mau mengatakan satu hal!”, sahut Donghae. Sementara Kyuhyun hanya terdiam melihat sinis ke arah Donghae. “Jangan menjelekkan ayahku! Dan mulai sekarang kau tak perlu memanggilku dengan embel-embel hyung, anggap saja kau tak pernah mengenalku”, sahut Donghae dan ia pergi keluar ruangan itu. “Gomawo”, itu lah kata-kata terakhir Donghae.
“Do..donghae-ah”, Sungmin mengejar Donghae dan di ikuti dengan Kibum.
“Hyunnie! Sini kau!”, Heechul menarik Kyuhyun untuk duduk di tempat tidur. Tampak sebentar lagi anak akan di marahi oleh ibunya. Sementara Hankyung mengobati luka di wajah Kyuhyun. “Kau tidak tahu, bagaimana penderitaan Donghae?”, tanya Heechul mulai menceramahi Kyuhyun. “Aku tahu”, jawab Kyuhyun singkat. “Lalu kenapa kau lakukan hal itu?”, tanya Hankyung pelan. “Donghae-hyung tak pernah menganggap keberadaanku”, sahut Kyuhyun.
“Apa ? Coba ulangi!”, Heechul mulai membentak maknae itu. Kyuhyun pun hanya menunduk dan terdiam.
“BABO! Donghae selalu memperhatikanmu! Saat kau mengalami kecelakaan, Donghae mau menunggumu di rumah sakit sampai pagi!”, teriak Heechul. Kyuhyun hanya terdiam.
Apa iya?
Bukannya ia menunggu Eunhyuk-hyung?
Bukannya ia menunggu Eunhyuk-hyung?
“Kok, hyung ikut-ikutan?”, tanya Kyuhyun yang mengira Hankyung hanya diam dan tidak akan menasehatinya. “Keurohji! Apa kau lupa?”, Hankyung kembali melancarkan pertanyaan kepada Kyuhyun. “Apa?”, tanya Kyuhyun balik. “Di SJ M, kau hanya tau yang namanya memperkenalkan diri dengan bahasa china”, sahut Hankyung. “Nde? Kan memang seperti itu”, sahut Kyuhyun.
“Aniyo! Bukan begitu! Kau selalu bersama Donghae! Kau sangat dekat dengannya! Apa kau mau kehilangan hyung yang baik seperti Donghae?!”, sambung Hankyung panjang lebar.
“WOOOW”, Heechul dan Kangin bertepuk tangan membuat Hankyung menoleh. “Waeyo?”, tanyanya. “Cara mu menggunakan bahasa korea, bagus sekali hyung”, kata Kangin yang masih bertepuk tangan. “Aksennya juga bagus”, timpal Heechul. “Aduh~ jangan bahas itu! Kita selesaikan dulu masalah ini”, teriak Hankyung. “N..ne”, Kangin dan Heechul pun terdiam.
Kyuhyun tambah bingung dengan perkataan Hankyung. “Aah, aku bingung! Kalian keluar saja deh!”, sahut Kyuhyun sambil mendorong tubuh Hankyung, Heechul dan Kangin keluar dari kamarnya.
“YA! Hyunnie!”, Heechul berteriak karena Kyuhyun mendorongnya keluar. “Aih! Keluar! Aku mau sendiri!”, Kyuhyun langsung menutup pintu kamarnya.
BLAM.
“Aih, Maknae sial!”, Heechul langsung turun dengan perasaan yang agak kesal. “Sudahlah, kita cari Donghae dulu”, Hankyung menarik Heechul dan Kangin.
~Sementara itu~
Donghae yang turun dari dorm, langsung berlari keluar dorm. “DONGHAE!”, Leeteuk yang melihat Donghae berlari, mengejar Donghae. Eunhyuk yang tak sempat mengejar mengambil kunci mobil.
“HYUKKIE! Donghae~hyung mana?”, tanya Kibum yang tampak terlambat mengejar Donghae bersama Sungmin. “Panggil aku ‘Hyung’! Aku mau mengejar nya dengan mobil”, sahut Eunhyuk. Heechul, Hankyung dan Kangin langsung berlari ikut bersama Eunhyuk. “KAMI IKUT!”, teriak Heechul. “N..ne”, jawab Eunhyuk yang agak terkaget. “YA! Yesungie! Kalian jaga Kyuhyun!”, teriak Hankyung. “Ne!!”, jawab Yesung santai.
–
Leeteuk terus berlari mengejar Donghae. “DONGHAE~AH!!”, Leeteuk berteriak memanggil Donghae dengan nafas yang tersengal-sengal. Namun Donghae tak menghiraukannya dan terus berlari. Leeteuk yang kesal karena dikacangin Donghae, berlari lebih cepat dan menambahkan NOS dalam kecepatan larinya. (=_=”).
“YA!!”, Leeteuk berhasil menarik Donghae dan menggelut lehernya. “Do..Donghae~ah.. hah… Tunggu.. kumohon jangan begini!”, pinta Leeteuk dengan nafas tersengal-sengal. “Ah, hyung!”, Donghae berusaha melepaskan diri, namun kali ini Teukie tak mau mengulangi kesalahan untuk yang kedua kalinya. Ia pun menarik Donghae dan mengajaknya untuk duduk di kursi taman.
“Donghae, kumohon jangan begini”, kata Leeteuk sambil memberi Donghae minuman hangat. “Aku tidak akan begini, kalau dia tidak begitu”, sahut Donghae. (maksudnya?). “Maafkanlah Kyuhyun”, kata Leeteuk. “Dia sudah kumaafkan”, sahut Donghae. “Tapi..”, sebelum Teukie melanjutkan perkataan nya.
CKIIT.
Ada mobil yang berhenti di depan mereka. “Teuk-hyung! Donghae-ah”, teriak Sungmin. Rupanya kedatangan mereka sedikit mencolok membuat semua fans terkaget.
KYAA…. SUPER JUNIOR-OPPA!!!
“WADUH”, Leeteuk langsung menarik Donghae masuk ke dalam mobil. Kangin yang menyetir langsung tancap gas, supaya tak terjadi hal yang tak diinginkan.
Di perjalanan semua menanyakan keadaan Donghae. “Donghae, gwenchana?”, tanya Kangin. “Ne”, sahut Donghae sedikit lesu sambil mengucek matanya. Semua hanya memegang dan mengelus rambut Donghae. Kibum pun mengelus rambut Donghae karena ia berpikir dialah ‘hyung’ dan dia yang harus menjaga Donghae, bukan Donghae yang menjaganya.
“Hyung”, Donghae memecah keheningan. “Nde?”, tanya Kangin, Teukie, Hankyung, Heechul dan Sungmin bersamaan(Soalnya Donghae cuman manggil hyung, nggak tahu deh siapa yang dipanggil. “Bisa antar aku ke tempat ayah?”, tanya Donghae. “O..oh, tentu saja”, Kangin pun langsung banting setir dan mengajak Donghae ketempat ayahnya di semayamkan.
Sesampainya di kuburan (mian, aku nggak tahu nama tempatnya). Donghae langsung berjalan lunglai ke depan altar ayahnya. “Appa…”, kata Donghae lirih. “Mianhaeyo, baru sekarang aku menemuimu”, sahut Donghae. Semua hanya melihat nanar keadaan Donghae.
“Mi..mianha..hiks”, akhirnya Donghae meneteskan air matanya. “Mi..mi..hiks..mianhae.. appa … mianhae”, sahut Donghae dan terus menangis. “Aku hanya berharap bisa.,. hiks.. bertemu denganmu…”, sambung Donghae dan isakannya semakin keras. “Aku me…hiks..rindukanmu”, sahut Donghae. Tanpa sadar Leeteuk dan Kangin sudah meneteskan air matanya. Eunhyuk menahan air matanya dengan menghadap ke langit-langit. “Appa, saranghaeyo.. hiks”, Donghae kembali ke hyung-hyungnya.
“Hyung.. hiks, ayo kita pulang”, kata Donghae sambil mengusap air matanya. “Ah.. ne…ne”, sahut Kangin seraya mengelap air matanya. Mereka pun kembali ke dorm. Di perjalanan hanya hening. Donghae yang tampak lelah menangis, menyandarkan dirinya ke Hankyung dan tertidur. “Haah, matanya bengkak”, kata Hankyung sambil membetulkan posisi tidur Donghae. “Biarkan dia istirahat”, kata Leeteuk sambil menyandarkan dirinya di bangku mobil. “Haah”, Sungmin dan Eunhyuk serta Kibum yang duduk di belakang menghela nafas bersamaan.
Mereka pun sampai di dorm. “Hyung, Donghae bagaimana?”, tanya Hankyung yang tak tega membangunkan Donghae. “Biar aku saja”, Kangin mengangkat tubuh Donghae yang terlelap. “Haah, Hyunnie bagaimana ya?”, keluh Leeteuk dalam hatinya. Kedatangan Kangin yang mengangkat Donghae membuat semua yang ada di dorm terkaget.
“DONGHAE!”, teriak Siwon yang mengira kalau Donghae pingsan. “Sst”, Eunhyuk menyuruh Siwon diam. “Dia hanya tidur, jangan di ganggu”, sambung Sungmin. “Aku mau bawa dia ke kamar dulu”, Kangin pun membawa Donghae ke kamarnya. Kyuhyun yang baru kembali dari toilet tak sengaja bertemu mata dengan Kangin. Ia terdiam dan Kangin pun menatapnya. “Apa kau puas?”, tanya Kangin sinis dan langsung meninggalkan Kyuhyun. Kyuhyun hanya terdiam melihat keadaan Donghae dan kembali ke kamarnya.
Kangin pun keluar dari kamar Donghae. Ia langsung mencari Kyuhyun,
“Hyunnie”, Kangin masuk ke kamar Kyuhyun.
“Oo?”, tanya Kyuhyun yang sebentar lagi matanya akan tertutup (ngantuk maksudnya). “Kau sudah tidur?”, tanya Kangin. “N..nee”, jawab Kyuhyun karena malas mendengar ocehan Kangin. “Haah, kau tidur lah”, sahut Kangin dan langsung pergi dari kamar Hyunnie.
~Keesokan Harinya~
“Nghh”, Donghae membuka perlahan matanya, ia terbangun. Dengan segera ia berjalan ke depan cermin. “Wah, bengkak”, katanya lirih sambil melihat keadaan matanya di cermin. Ia pun mengambil obat tetes dan menggunakannya.
Hari ini harus ceria lagi!!
Kyuhyun? Biarkan saja dia berkembang!
Begitu pikir Donghae, setelah meneteskan obat mata ke matanya, ia pun mencuci mukanya. Kibum yang satu kamar dengan Donghae pun bangun. “Hyung, sedang apa?”, tanya Kibum sambil mengucek matanya. “Hoh, cuci muka”, sahut Donghae. “Ooh”, setelah itu Kibum pun langsung menarik selimutnya dan kembali tidur. “Anak ini!”, Donghae langsung turun ke bawah berniat untuk exercise pagi.Kyuhyun? Biarkan saja dia berkembang!
Hankyung yang sudah terbangun melihat Donghae turun dari kamar. “Donghae-ya!”, teriak Hankyung yang senang melihat Donghae kembali lagi. “Hyung, annyeong”, kata Donghae menghampiri Hankyung sambil melambaikan tangannya. “Kau sudah sembuh?”, tanya Hankyung. “Dari apa?”, Donghae tampak bingung dengan perkataan Hankyung. “Mata merah!! Haha”, teriak Hankyung sambil tertawa. “Hhaahahaa”, Donghae pun ikut tertawa. “Hei”, Hankyung memegang tangan Donghae. “Ada apa, hyung?”, tanyanya sambil mempererat pegangan tangan hyungnya itu. “Bantu bangunin yang lainnyaT.T”, keluh Hankyung. “Hhi, iya iya”, Donghae pun langsung menarik Hankyung ke atas.
“Hyung, kita bangunin siapa dulu?”, tanya Donghae. “Bangunin bedebah bodoh!”, sahut Hankyung. “Heechul-hyung?”, tanya Donghae. “Itu tahu”, teriak Hankyung. “Pasti biar gampang bangunin yang lain, hhi”, kata Donghae sambil cekikikan. “Ne! dia kan kalau baru bangun kayak setan”, sahut Hankyung, pdahal Heechul sudah berdiri di belakangnya dengan keadaan marah. “Masa kayak setan?”, Donghae yang melihat ada Heechul mulai memanasi Heechul dan memasukkan Hankyung dalam kandang Singa eh bukan, hantu pembunuh. “Iya, bukan setan lagi tapi pembunuh”, Hankyung terus tertawa. “Terus yang dibelakang hyung siapa??”, tanya Donghae sambil menunjuk Heechul. “Sia..”, Hankyung berbalik dan terkaget melihat Heechul. “Kalau aku pembunuh, AKU AKAN MEMBUNUHMU DULUAN! HANKYUNGIE!”, teriak Heechul. Hankyung langsung berlari dengan kecepatan penuh. “Hahahaha”, Donghae terus tertawa. “Donghae-ya! Awas kau”, teriak Hankyung yang masih dikejar-kejar Heechul.
“Haah, aku bangunkan Teukie hyung dulu deh”, Donghae yang puas mengerjai Hankyung masuk ke kamar Teukie dan Yesung. Teukie lagi tidur kayak beruang sementar Yesung kakinya naik satu nyentuh tembok. “Ckck, Yesung-hyung! Dia tidur, apa olahraga sih?”, Donghae langsung naik ke tempat tidur Teukie.
SRUK. “Hyung, Teuk-hyung!”, Donghae menggoyang-goyangkan tubuh Teukie. “Nggh”, Teukie mengambil bantal dan menutup wajahnya. “Hyung!”, Donghae terus menggoyang-goyangkan tubuh Teukie. “Ngg”, Teukie perlahan membuka wajahnya. “Teukie-hyung~”, Donghae terus menggoyang-goyang tubuh Teukie. “Donghae-ya!”, Leeteuk yang senang melihat Donghae tidak bersedih langsung memeluknya. “Hmmph, hyung! Keringatmu bau!”, kata Donghae melepas pelukan Teukie. “Kau sudah ceria sekarang?”, tanya Teukie. “Ne!”, sahut Donghae riang. “Ayo kita bangunkan yang lain”, kata Teukie mendorong Donghae.
“Jjamkkanma”, kata Donghae menghentikan langkah Teukie. “Apa?”, tanya Teukie. “Tuh”, Donghae menunjuk ke arah Yesung yang masih ngorok sampai sekarang. “Ckckck”, Leeteuk geleng-geleng kepala. Mereka pun berjalan mendekati Yesung. “Hyung, Yesung-hyung! Bangun!”, Donghae menggoyang-goyangkan tubuh Yesung. “Hei, Joong Woon! Bangun”, kata Eeteuk sambil menendang tubuh Yesung. “Hhng”, Yesung terbangun dengan mata yang ngicir. “Ayo!!”, Teukie menarik Yesung dan Donghae mengikutinya dari belakang.
“Ngantuk”, Yesung mengucek matanya dan mengikuti jalan Teukie. “Hyung, sekarang bangunin siapa?”, tanya Donghae. “Hankyung?”, sahut Teukie. “Sudah bangun”, sahut Donghae. “Heechul?”, tanya Teukie. “Tuh, lagi ngejar Hankyung”, sahut Yesung menunjuk ke arah Heechul yang sedang mengejar Hankyung. “HANKYUNGIE! KUBUNUH KAU!”, teriak Heechul. “MIANHAE HEECHUL-AH”, teriak Hankyung sambil mengangkat tangannya dan terus berlari. “Aniyo!”, Heechul tak mau memaafkan Hankyung dan terus mengejarnya.
“Wuah, ada perang dunia ketiga tadi”, kata Teukie sambil geleng-geleng. Sementara Yesung masih limbung karena ngantuk nggak ketulungan. Donghae tertawa terbahak-bahak. Mereka pun selesai membangunkan semua member dan terakhir adalah Kyuhyun. “Donghae, lebih baik kau tak usah masuk”, sahut Teukie. “Tak perlu, aku udah bangun kok”, tiba-tiba Kyuhyun membuka pintu dan pergi keluar. “Ooh”, Donghae menjawab datar. “Ckckck, ya sudah! Cepat siap-siap!”, teriak Teukie. “Memang kita mau kemana?”, tanya Yesung yang akhirnya sadar dari ngantuknya. “Kan mau show ke Thailand, hyung”, sahut Donghae langsung nyeliwer ke kamarnya. “Dia saja tahu! Babo!”, Teukie mengejek Yesung. “Ya, maaf”, sahut Yesung menunduk.
Semua member Suju pun berangkat ke Thailand. Sesampainya di Thailand, para E.L.F sudah menunggu di bandara. Mereka turun satu persatu, teriakan para E.L.F terdengar sangat keras, para satpam atau lebih tepat nya bodyguard mengawal ketat Super Junior sampai naik ke mobil. Setelah sampai di hotel mereka langsung bersiap-siap untuk check sound di tempat show (aku nggak kepikiran nama tempatnya).
“Teuk-hyung”, Sungmin berteriak memanggil Teukie. “Ada apa?”, tanya Teukie. “Manager menyuruh ke mobil”, sahut Sungmin. “Ooh, ayo”, Teukie membawa tasnya dan keluar dari hotel karena semua member telah menunggunya.
Di perjalanan, Donghae dan Kyuhyun tetep diem-dieman (-.-). Semua hanya diam melihat kedua member Suju yang lagi perang dingin itu. 1 jam perjalanan, mereka pun sampai di tempat show.
“Super Junior, waktunya rehearsal”, teriak PD. “Baik”, sahut mereka bersamaan dan langsung menaiki panggung. Mereka menyanyikan single Sorry-Sorry dan Bonamana. “Hyung”, Shindong memanggil Teukie. “Apa?”, tanya Teukie. “Lampu yang ada di atas Hyunnie itu nggak goyang ya?”, tanya Shindong menunjuk ke arah lampu. “Aku rasa tidak”, sahut Teukie sambil menggeleng. “Oh”, sahut Shindong. Rehearsal pun selesai. “Gamsahamnida”, teriak para Suju.
1 jam kemudian, acara pun dimulai. Waktunya Super Junior, Teriakan riuh para E.L.F menggema di seluruh ruangan. Selesailah Sorry-Sorry lanjut lagi ke Bonamana.
geunyeoga imi nal barabol junbiga dwae isseotnabwa (Kyuhyun dan Ryeowook)
(Dance dance = susah jelasinnya, inget ajah yang pas life2)
Bounce to you Bounce to you nae gaseumeun neol
hyanghae jabhil sudo eobseul mankeum ggwigo itneungeol
Namun, terjadi insiden yang mengejutkan. Lampu yang berada di bawah Kyuhyun seperti yang dikatakan Shindong tadi, terlepas dan terjatuh. Kyuhyun yang shock tak dapat bergerak.
PRANG!
“AAH”,Donghae yang posisinya di sebelah Kyuhyun, langsung berlari mendorong Kyuhyun. Namun karena kaki kanannya telat melangkah, lampu itu pecah mengenai kaki Donghae. “DONGHAE-YA!!”, teriak semua member. Kyuhyun langsung berlari menggendong Donghae ke back stage. Show terpaksa dihentikan karena insiden itu.
“A..duduh sakit!”, Donghae memegang kakinya yang terkena pecahan kaca dan mengeluarkan banyak darah. “Hyung, mi..mianhae”, Kyuhyun dengan tangan gemetar karena masih shock, mengelap darah yang mengucur dari kaki Donghae. “Baru kali ini, bilang maaf?”, tanya Heechul yang tampak masih kesal dengan maknae o’on itu(>0<). “Hyung, mian! Mianhae!”, teriak Kyuhyun sambil mengobati kaki Donghae. “Menyesal?”, tanya Donghae. “N..ne”, sahut Kyuhyun sambil membalut kaki Donghae.
“Baiklah kumaafkan tapi dengan satu syarat”, kata Donghae sambil menyuruh Kyuhyun berdiri. “Gomawo hyung! Apa pun akan kuturuti”, sahut Kyuhyun mengulangi perkataannya lagi dan langsung memeluk Donghae. “PMPmu yang kurusak tak perlu kuganti, Komputermu yang rusak kubayar setengah doang, save-an game mu yang hilang lupakan saja, bagaimana?”, kata Donghae membuat semua terkaget.
Kyuhyun yang kesal dengan permintaan Donghae langsung berteriak. “HYUNG!!”, Donghae langsung berlari dengan kaki berjinjit karena lukanya. “MIANHAE!! HHAHAHAHA”, teriak Donghae yang terus dikejar Kyuhyun. “Hahaha”, semua tertawa melihat cara berbaikan Kyuhyun dan Donghae yang aneh. Mereka pun kembali seperti biasa, menjadi aneh dan gila seperti biasanya.
THE END

Tidak ada komentar:
Posting Komentar